Farmer jailed in Hong Kong for burning flag

A man has been jailed in Hong Kong for burning the national flag, in the first sentence of its kind.

S Korea suspends savings banks citing weak finances

South Korea has suspended seven local savings banks citing the weak state of their finances.

Japan urges mass evacuation ahead of Typhoon Roke

More than a million people in central and western Japan have been urged to leave their homes as a powerful typhoon approaches.

Burma begins swap scheme for cars over 40 years old

Owners of some of Burma's most antiquated cars have been queuing in Rangoon to exchange their old vehicles for permits to import newer models.

Polio strain spreads to China from Pakistan

Polio has spread to China for the first time since 1999 after being imported from Pakistan, the World Health Organization (WHO) has confirmed.

Showing posts with label blokir. Show all posts
Showing posts with label blokir. Show all posts

Wednesday, February 20, 2013

Mesir blokir youtube tayangkan film anti Islam

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Sejumlah demonstran dari Forum Pembela Rasulullah membawa poster sambil meneriakkan tuntutannya, saat berunjuk rasa mengutuk film "Innocence of Muslims" yang menodai ajaran Islam, di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/9). (FOTO ANTARA/R Rekotomo)

... memblokir situs yang dimiliki Google tersebut di Mesir karena menyebarkan film Innocence of Muslims... "
Kairo (ANTARA News) - Pengadilan di Mesir, Sabtu, memutuskan menghentikan layanan video dalam jaringan YouTube selama satu bulan karena situs tersebut menyiarkan film menghina Nabi Muhammad. Pengadilan administrasi di negara itu memerintahkan kementerian komunikasi dan investasi untuk memblokir situs yang dimiliki Google tersebut di Mesir karena menyebarkan film Innocence of Muslims, kata Kantor Berita MENA.

Video berdurasi 13 menit, yang merupakan cuplikan film yang dibuat di Amerika Serikat, sebelumnya telah memicu reaksi keras anti-Amerika di Mesir, Libya, dan negara Muslim lain pada September lalu. Inilah film yang turut menyumbang penyerbuan ke Konsulat Amerika Serikat di Benghazi, Libya, yang berujung kematian Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Christopher Stevens.

Film itu menggambarkan Nabi Muhammad SAW sebagai seorang manusia biasa yang tidak patut. Bagi sebagian besar kaum Muslim, setiap penggambaran Muhammad tidak boleh boleh dilakukan.

Sementara itu juru bicara Google di Kairo, Maha Abouelenein, mengatakan, perusahaan yang dia wakili belum menerima surat pemberitahuan resmi mengenai putusan tersebut sampai saat ini.

(G005/B/H-RN)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com



News; Finance; Insurance; Health; Cancer



News; Finance; Insurance; Health; Cancer; Car Insurance; Health Insurance