Farmer jailed in Hong Kong for burning flag

A man has been jailed in Hong Kong for burning the national flag, in the first sentence of its kind.

S Korea suspends savings banks citing weak finances

South Korea has suspended seven local savings banks citing the weak state of their finances.

Japan urges mass evacuation ahead of Typhoon Roke

More than a million people in central and western Japan have been urged to leave their homes as a powerful typhoon approaches.

Burma begins swap scheme for cars over 40 years old

Owners of some of Burma's most antiquated cars have been queuing in Rangoon to exchange their old vehicles for permits to import newer models.

Polio strain spreads to China from Pakistan

Polio has spread to China for the first time since 1999 after being imported from Pakistan, the World Health Organization (WHO) has confirmed.

Showing posts with label koalisi. Show all posts
Showing posts with label koalisi. Show all posts

Sunday, February 24, 2013

Partai Presiden Tunisia keluar dari koalisi

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Tunis (ANTARA News) - Partai Kongres Tunisia bagi Republik (CPR) memutuskan untuk keluar dari koalisi pimpinan Partai Islam, Ennahdha, sebagai reaksi atas caranya menangani krisis baru-baru di negeri tersebut, yang dipicu oleh pembunuhan seorang pemimpin oposisi.

Pemimpin CPR Chokri Yacoub sebagaimana dikutip kantor berita Tunisia TAP mengatakan partainya, partai Presiden Tunisia Moncef Marzouki, berencana mengadakan taklimat pada Senin untuk secara resmi mengumumkan keputusannya.

Lima anggota CPR di dalam pemerintah--tiga menteri dan dua sekretaris negara--akan terus memangku jabatan guna menghindari kevakuman pemerintahan.

Ketika ditanya mengenai sikap CPR tentang usul Perdana Menteri Hamadi Jebali guna membentuk pemerintah teknokrat, Yacoub mengatakan partainya akan mendukung usul itu jika usul tersebut diajukan ke Majelis Konstituen Nasional.

Jebali pada Rabu (6/2) mengumumkan rencananya untuk membentuk pemerintah baru kaum teknokrat guna memimpin negeri itu sampai pemilihan umum sementara terbunuhnya pemimpin oposisi tersebut memicu protes luas di negara Afrika Utara itu.

Pembunuhan terhadap Chokri Belaid, pemimpin Front Rakyat dan seorang pengeritik vokal, memicu protes marah di Tunis dan Kota Kecil Sidi Bouzid dibagian selatan negeri tersebut.

Beberapa jam setelah berita tentang kematian Belaid, ribuan orang Tunisia berkumpul di jalan raya utama di ibu kota negeri itu untuk mencela pembunuhan berlatar-belakang politik tersebut. Mereka juga menuntut pembubaran pemerintah saat ini. Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Tak seorang pun mengaku bertanggungjawab atas pembunuhan itu.

Kementerian Dalam Negeri Tunisia, Rabu, menyatakan seorang polisi Tunisia tewas dalam bentrokan di Ibu Kota Negeri tersebut, Tunis. Ditambahkannya, pemrotes juga menjarah beberapa toko.
(C003)



News; Finance; Insurance; Health; Cancer



News; Finance; Insurance; Health; Cancer; Car Insurance; Health Insurance