Farmer jailed in Hong Kong for burning flag

A man has been jailed in Hong Kong for burning the national flag, in the first sentence of its kind.

S Korea suspends savings banks citing weak finances

South Korea has suspended seven local savings banks citing the weak state of their finances.

Japan urges mass evacuation ahead of Typhoon Roke

More than a million people in central and western Japan have been urged to leave their homes as a powerful typhoon approaches.

Burma begins swap scheme for cars over 40 years old

Owners of some of Burma's most antiquated cars have been queuing in Rangoon to exchange their old vehicles for permits to import newer models.

Polio strain spreads to China from Pakistan

Polio has spread to China for the first time since 1999 after being imported from Pakistan, the World Health Organization (WHO) has confirmed.

Showing posts with label Suriah. Show all posts
Showing posts with label Suriah. Show all posts

Thursday, February 28, 2013

Turki katakan ledakan mobil di perbatasan Suriah adalah serangan bom

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Seorang pria melintas sebuah gerbang yang rusak setelah terjadi ledakan di gerbang perbatasan Cilvegozu antara Turki dan Suriah di provinsi Hatay, Senin (11/2). Sebuah mobil meledak di perbatasan Turki-Suriah di dekat kota Reyhanli, Turki, Senin kemarin, menewaskan setidaknya tujuh orang dan melukai belasan lainnya. (REUTERS/Cem Genco/Anadolu Agency)

Ankara (ANTARA News) - Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan Selasa mengatakan bahwa ledakan kuat di satu minibus di perbatasan Suriah yang menewaskan 14 orang adalah serangan bom.

"Satu kendaraan sarat dengan bom mampu mencapai gerbang pabean kami karena gerbang pabean di sisi Suriah tidak bekerja dan tidak sedang dikendalikan," kata Erdogan kepada parlemen setelah insiden itu Senin.

Kendaraan itu meledak pada Senin di zona penyangga antara Turki, Cilvegozu, melintasi perbatasan Suriah dan pos Bab al-Hawa, yang disita oleh para pemberontak Suriah pada Juli.

"Apa yang kita lihat dalam rekaman itu bahwa itu adalah tempat parkir yang ramai dengan para pejalan kaki ... Siapa saja dapat melihat korban tewas yang parah," kata Menteri Kehakiman Sadullah Ergin kepada wartawan sebelumnya.

"Jadi kami percaya warga sipil adalah target yang jelas," tambah Ergin. "Saya mengutuk tindakan teror ini."

Pemerintah Turki mencari segala kemungkinan, termasuk klaim bahwa serangan itu mungkin telah dilakukan oleh media intelijen Suriah, kata laporan lokal.

Kelompok pembangkang dalam berbagai faksi pemberontak Suriah juga di bawah sorotan.

Penyeberangan Cilvegozu adalah salah satu dari tujuh pos di sepanjang perbatasan 910 kilometer Turki (560 mil) yang perbatasan dengan Suriah.

Ini adalah gerbang utama ke Suriah, dengan ratusan truk berbaris setiap hari untuk membawa bantuan kemanusiaan ke negara yang dilanda perang.

Rekaman video menunjukkan minibus itu tiba dari Suriah dan parkir dekat perbatasan 20 menit sebelum meledak, kata Menteri Dalam Negeri Muammer Guler.

Surat kabar Milliyet mengatakan, sekitar 50 kilogram TNT telah disimpan di kendaraan itu dan diledakkan dengan kendali jarak jauh.

Para pejabat menyebut jumlah korban setidaknya 14 orang, empat dari mereka orang Turki dan sisanya warga Suriah, sementara 25 lainnya terluka.

Hurriyet melaporkan bahwa tiga tersangka keluar dari mobil sebelum terjadi ledakan. Dua di antaranya masuk ke Suriah sementara yang ketiga memasuki Turki dan kini masih diburu.

Turki, satu kali adalah sekutu Suriah sekarang menentang keras rezim Presiden Bashar al-Assad, telah mengambil hampir 200.000 pengungsi dari konflik yang telah menewaskan lebih dari 60.000 warga Suriah dalam hampir dua tahun ini, menurut angka PBB. (AK)



News; Finance; Insurance; Health; Cancer



News; Finance; Insurance; Health; Cancer; Car Insurance; Health Insurance

Wednesday, February 27, 2013

PBB: 70.000 warga Suriah telah tewas

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Kepala Hak Asasi Manusia PBB Navi Pillay. (RETUERS/Denis Balibouse)

PBB (ANTARA News) - Jumlah korban tewas dalam perang saudara di Suriah kini mendekati 70.000, kata Kepala Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa Navi Pillay Selasa saat dia mengecam lagi kegagalan Dewan Keamanan PBB untuk menyetujui tindakan pada konflik.

Pillay mengumumkan bulan lalu bahwa korban telah mencapai 60.000. "Angka itu sekarang mungkin mendekati 70.000," kata Pillay saat bertemu dengan Dewan Keamanan mengenai perlindungan penduduk sipil dalam konflik.

"Kurangnya konsensus tentang Suriah dan kelambanan yang dihasilkan telah menjadi bencana dan warga sipil di semua sisi telah membayar harganya," kata Pillay, yang mengecam perbedaan pendapat di Dewan Keamanan atas konflik selama 23-bulan.

"Kami akan dinilai terhadap tragedi yang telah berlangsung di depan mata kita. Dewan ini, serta orang-orang dari kita dalam posisi penting di dalam PBB, akan ditanya apa yang kita lakukan," katanya.

Rusia, sekutu terakhir Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan China telah menggunakan kekuatan mereka sebagai anggota tetap Dewan Keamanan tiga kali memblokir resolusi yang akan hanya mengancam sanksi atas konflik.

Pillay membuat imbauan baru untuk agar perang sipil itu akan dirujuk ke Pengadilan Pidana Internasional.

"Ini akan mengirim pesan yang jelas kepada pemerintah dan oposisi bahwa akan ada konsekuensi atas tindakan mereka, dan bisa sangat efektif untuk pencegahan yang signifikan," kata komisioner HAM PBB yang vokal itu. (AK)



News; Finance; Insurance; Health; Cancer



News; Finance; Insurance; Health; Cancer; Car Insurance; Health Insurance

Saturday, February 23, 2013

Iran coba bangun gerilyawan di Suriah

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Ilustrasi - Peta Suriah (ANTARA News/Lukisatrio)

Ini adalah operasi besar. Tujuan langsungnya tampak untuk mendukung rezim Suriah. Tapi itu penting bagi Iran untuk memiliki kekuatan di Suriah yang handal dan dapat diandalkan.
Washington (ANTARA News) - Iran dan sekutunya yang berbasis di Lebanon, Hizbullah, mencoba untuk membangun jaringan milisi di dalam wilayah Suriah untuk melindungi kepentingan mereka jika Presiden Bashar al-Assad jatuh, menurut laporan The Washington Post, Minggu malam.

Mengutip sumber pejabat dari Amerika Serikat dan Timur Tengah yang tidak disebutkan namanya, surat kabar itu mengatakan tujuan Iran tampaknya memiliki operasi yang dapat diandalkan di Suriah jika terjadi kasus perpecahan di negara itu menjadi kantong-kantong etnis dan sektarian.

Iran mengaku mendukung sekitar 50 ribu gerilyawan di Suriah. Upaya untuk menemukan solusi politik bagi konflik yang telah berlangsung hampir dua tahun lamanya dan menewaskan lebih dari 60 ribu orang itu tampaknya menemui jalan buntu.

"Ini adalah operasi besar. Tujuan langsungnya tampak untuk mendukung rezim Suriah. Tapi itu penting bagi Iran untuk memiliki kekuatan di Suriah yang handal dan dapat diandalkan, " harian itu mengutip pejabat pemerintah senior Amerika Serikat.

The Washington Post mengutip seorang pejabat senior Arab yang mengatakan bahwa strategi Iran di Suriah memiliki dua jalur. "Salah satunya adalah untuk mendukung Assad tetap di puncak, yang lain adalah untuk mengatur bila terjadi kerusakan besar jika Assad runtuh," kata pejabat itu.

Sekutu Teheran di Suriah termasuk komunitas Syiah dan Alawit yang terkonsentrasi di provinsi dekat perbatasan Suriah dengan Lebanon dan di pelabuhan penting kota Latakia, kata surat kabar itu. Kantong ini akan sangat bergantung pada Iran untuk bertahan hidup dan membantu mereka mempertahankan hubungan dengan Hizbullah, kata surat kabar itu.

Berdasarkan skenario yang paling mungkin, maka sisa-sisa pemerintahan Bashar -- dengan atau tanpa Bashar - akan berusaha untuk membangun hubungan erat dengan Teheran, menurut The Washington Post.

(G003)



News; Finance; Insurance; Health; Cancer



News; Finance; Insurance; Health; Cancer; Car Insurance; Health Insurance

Tuesday, February 19, 2013

5.000 warga Suriah mengungsi saban hari

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Seorang bocah pengungsi Suriah berdiri di balik pagar kamp pengungsi Al Zaatri di Mafraq, Yordania, dekat perbatasan Suriah, Rabu (8/8). Kamp Al Zaatri itu salah satu kamp di perbatasan antara Yordania dan Suriah sepanjang 86km di bawah manajemen UNHCR dibantu sejumlah kelompok amal setempat. (REUTERS/Ali Jarekji)

... benar-benar satu krisis... "
Jenewa (ANTARA News) - Sekitar 5.000 warga Suriah meninggalkan negara mereka setiap hari, mencari tempat yang aman di negara-negara tetangga, data UNHCR menyatakan itu, Jumat. "Ini benar-benar satu krisis," kata juru bicara UNHCR, Adrian Edwards. "Ada peningkatkan dalam jumlah pada Januari saja, kami kira 25 persen peningkatan dalam jumlah pengungsi yang terdaftar dalam satu bulan," katanya, di Jenewa.

Sejak konflik itu meletus dua tahun lalu, lebih dari 787.000 warga Suriah terdaftar sebagai pengungsi atau sedang menunggu proses di kawasan itu, terutama Lebanon, Irak, Jordania dan Turki, katanya.

Di Suriah, kekurangan air bersih semakin memburuk dan pasokan kadang-kadang tercemar, yang menyebabkan anak-anak rawan terkena penyakit, seturut UNICEF.

(H-RN/M016)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com



News; Finance; Insurance; Health; Cancer



News; Finance; Insurance; Health; Cancer; Car Insurance; Health Insurance